Wandern Sambil Workshop Fotografi

Wandern Sambil Workshop Fotografi

Walaupun cuaca sedikit mendung dan rintik hujan sudah mulai muncul, acara Bonn Natur X Workshop Photography tetap berlangsung sesuai rencana. Perjalanan dimulai dari Bonn Hauptbahnhof, meeting point yang sudah ditentukan. Tujuan dari perjalanan kami adalah Löwensburg, salah satu puncak di Siebengebirge, Königswinter. Keberangkatan kami pun diwarnai dengan canda tawa, apalagi melihat beberapa peserta yang merupakan wajah-wajah baru di Bonn. tepat pukul 10.00 kami sampai di Königswinter. Perjalanan diawali dengan sambutan dari ketua PPI Bonn, Muhammad Yasin dan Asrida Hutasoit, selaku ketua pelaksana. Lalu dilanjutkan dengan penjelasan rute perjalanan oleh Rian Josua, selaku pendiri sekaligus ketua dari grup Bonn Natur.

 

Workshop fotografi kali ini oleh Tauhid Bilhaqqy sebagai narasumber. Taya (panggilan akrab Tauhid), sudah lama menekuni hobinya di bidang fotografi dengan special interest untuk alam. Tidak hanya untuk peserta yang memiki kamera, Taya juga menjelaskan tips mudah untuk mengambil foto dengan kamera handphone, seperti pengambilan angle yang tepat, menggunakan gridlines, dll. Menurut Taya hal yang paling membedakan sebuah foto dari yang lain walaupun objeknya sama adalah sudut pandang. Jika sang fotografer memiliki sudut pandang yang unik, hasil fotonya pun jadi unik.

 

“Seperti melukis,” katanya, “Fotografi itu melukis dengan cahaya.”

 

Setelah itu, koordinator seksi acara, Fanish Djunaidi, menyampaikan info tentang lomba fotografi yang dibuka untuk semua peserta wandern. PPI Bonn akan memilih enam foto terbaik dari yang dikirim oleh peserta, lalu pemenangnya akan dipilih berdasarkan jumlah like terbanyak di akun instagram PPI Bonn. Setelah sesi tanya jawab singkat, hunting foto pun dimulai. Sepanjang perjalanan peserta mulai sibuk mengabadikan keindahan alam Löwensburg sambil menerapkan tekhnik yang baru diajarkan di workshop.

 

Tentu saja sepanjang perjalanan kami banyak hal-hal menarik yang terjadi. Ada beberapa rintangan kecil yang harus kami lewati, seperti jurang kecil tanpa pegangan, yang membuat beberapa teman harus turun dan membantu yang lain.

 

Ketika setengah perjalanan menuju puncak, perjalanan pun terasa semakin berat. beberapa kali kami harus berhenti untuk istirahat. Belum lagi semakin dekat dengan puncak, cuaca hari itu semakin tidak bersahabat. Awalnya hanya kabut saja, namun perlahan rintik hujan makin deras. Tapi itu semua tidak mematahkan semangat kami untuk mendaki sampai ke puncak.

 

Saat kami sampai di puncak, hujan turun dengan deras. Terdapat reruntuhan kastil Löwenburg, dimana kami istirahat sambil menikmati snack yang sudah disiapkan untuk para peserta. Menurut Rian Josua, seharusnya kami bisa melihat kota Bonn dari kejauhan, namun sayang kabut hari itu terlalu tebal.

 

Setelah foto bersama di reruntuhan Löwensburg, kami pun turun untuk makan siang bersama di Löwensburger Hof Restaurant. Ditempat yang sudah disiapkan kami pun dapat bebas berdiskusi sambil bersenda gurau. Semua peserta terlihat sangat puas dan senang setelah pencapaian hari itu.

 

Salah satu highlight di restoran adalah game Heads Up yang telah disiapkan oleh panitia acara. Kami dibagi menjadi tiga grup sesuai dengan meja makan. peserta harus memberikan petunjuk agar rekannya bisa menebak dengan benar. Game ini benar-benar menghilangkan penat kami.

 

Acara pun diakhiri dengan foto bersama sebelum turun menuju halte bus untuk kembali ke Bonn. Acara berlangsung dengan seru dan tentunya mempererat keakraban para mahasiswa di Bonn. Semoga menjadi pengalaman yang berkesan untuk semua peserta.

 

Sebagai penutup rangkaian kegiatan Bonn Natur X Workshop Photography, dari enam foto yang telah dipilih oleh PPI Bonn, Lala berhasil menjadi juara pertama dan Albert sebagai juara kedua lomba fotografi. Selamat untuk keduanya! Sampai berjumpa di Bonn Natur X Workshop Photography selanjutnya.

 

Ditulis oleh Sarah Colaiuta P.

PPI Bonn
No Comments

Post a Comment

Comment
Name
Email
Website